Oleh: Shandy Dwi Fernandi | 22 Juli 2011

Rindu dan Cinta kepada Bulan Ramadhan

“Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa didalamnya; pada bulan ini pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa-apa.” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i)

Beberapa hari lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan, dimana bulan yang begitu istimewa yang Allah berikan bagi umat Islam. Di bulan itulah kita dapat meningkatkan kualitas keimanan dan kehidupan kita, serta dapat kita jadikan sebagai titik tolak perubahan hidup kita menjadi lebih baik karena banyak hal yang ketika kita lakukan di bulan selain ramadhan tidak bernilai pahala sedikitpun, tetapi pada bulan ini hal yang tidak bernilai pahala dapat menjadi pahala begitupun amal yang bernilai pahala biasa saja, kelak akan dilipatgandakan oleh Allah Swt. Oleh karena itu, pada ramadhan tahun ini mari kita jadikan sebagai bulan yang penuh arti bagi kehidupan kita yang singkat ini.

Hal yang menjadi utama ketika kita akan menyambut datangnya bulan ramadhan adalah dengan melakukan perencanaan terhadap kehidupan kita selama bulan ramadhan. Jangan sampai aktivitas kita pada saat bulan ramadhan dengan bulan lainnya sama saja atau bahkan menjadi berkurang akibat kita kurang mempersiapkannya dengan baik. Aspek perencanaan menjadi suatu yang penting mengingat apa yang pernah disampaikan oleh Ali ra., yaitu ketika kita gagal dalam merencanakan sesuatu, maka kita sedang merancanakan suatu kegagalan. Sehingga kita harus mempersiapkan diri sebaik mungkin agar tujuan ramadhan dapat tercapai, yaitu mewujudkan diri yang bertaqwa kepada Allah Swt. Jadi, sudah seberapa besarkah persiapan kita untuk ramadhan tahun ini?

Sebaiknya, kita senantiasa memperkuat kerinduan dan kecintaan terhadap bulan Ramadhan dan berharap agar dapat menikmati keutamaannya. Hal ini antara lain dapat diekspresikan dengan membaca do’a yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw. ketika telah memasuki bulan Rajab,

“Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikanlah kami pada bulan Ramadhan.” (HR. Tirmizi dan Ad-Darimi)

Kerinduan seperti inilah yang dirasakan oleh salafus-shalih karena banyaknya kebaikan yang Allah Swt. berikan di bulan ini, seperti dibukanya pintu surga, ditutupnya pintu neraka, dibelenggunya setan-setan sehingga tidak dapat leluasa dalam menggoda manusia, serta puncaknya adalah diturunkannya Al-Qur’an sebagai pedoman bagi manusia dan pada malam turunnya Al-Qur’an menjadi malam yang lebih baik dari seribu bulan sebagaimana Allah Swt. berfirman dalam Al-Qur’an surat Al-Qadr ayat 1-5,

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan, Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.”

Wallahu’alam Bishawab.

.shandy.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: